Sponsor

Jadwal Sore

Banyak hadist nabi yang menjelaskan bahwa sore hari adalah waktu keramat untuk bedoa dan mengerjakan amal sholeh. Diantaranya bahwa bila seseorang mengerjakan kebaikan di sore hari maka ganjarannya akan langsung ia rasakan sendiri saat masih hidup di dunia. Begitupula saat dia mengerjakan kejelekan, kemunkaran, maksiat dan sebagainya, balasan dari yang ia kerjakan akan ia rasakan sendiri langsung saat ia masih hidup di dunia.



Mahad Al-Quran yang berada di bawah naungan Institut PTIQ Jakarta ini memiliki jadwal sore hari yang terbilang memiliki andil besar dalam meningkatkan ketaqwaan. Karena mahasantri diajak untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Di sore hari, tidak ada kegiatan lain selain bermurojaah di masjid dan setoran. Untuk hari Senin sampai Rabu, Syaikh Husaini dari Mesir siap men-tasmi' bacaan Al-Quran mahasantri atau dengan kata lain, mahasantri menyetorkan hafalannya kepada beliau. Memang suatu hal langka bisa bertatap muka langsung dengan orang yang memiliki lisan 'araby. Karena lisan Rasul yang merupakan centre tahsin bacaan Al-Quran juga adalah lisan 'araby. Tentu mahasantri memiliki keberuntungan dapat langsung dibenarkan bacaannya yang kurang betul menurut pengetahuan Mesir. Terlepas dari berbagai macam dialek bangsa Indonesia yang jika tidak dibetulkan terlebih dahulu sebelum membaca Al-Quran akan berakibat fatal pada segi makna dan arti. Karena bahasa Arab memang rawan akan terpelesetnya makna dan arti. Salah 1 huruf saja, akan mengubah maksud tersirat yang Allah sampaikan kepada makhluk-Nya. Tentu kita tidak dapat menangkap pesan yang Allah maksud atau bahkan salah tafsir.

Inilah salahsatu keunggulan Mahad PTIQ.

Komentar